<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sistem Perpajakan &#8211; Pajak Pro</title>
	<atom:link href="https://www.pajakpro.com/tag/sistem-perpajakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pajakpro.com</link>
	<description>Konsultan Pajak dan Akuntansi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2020 02:47:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.5.6</generator>

<image>
	<url>https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-pajakpro@300x-100-32x32.jpg</url>
	<title>Sistem Perpajakan &#8211; Pajak Pro</title>
	<link>https://www.pajakpro.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semua PKP Wajib e-Bupot Mulai Agustus 2020, Simak Ulasannya!</title>
		<link>https://www.pajakpro.com/siap-siap-semua-pkp-wajib-e-bupot-mulai-agustus-ini/</link>
					<comments>https://www.pajakpro.com/siap-siap-semua-pkp-wajib-e-bupot-mulai-agustus-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BCG Consulting Group]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 01:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[e-bupot]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[pkp]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[wajib pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pajakpro.com/?p=2218</guid>

					<description><![CDATA[<p>PKP Wajib Menggunakan e-Bupot Mulai masa pajak bulan Agustus 2020, seluruh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di seluruh Indonesia wajib menggunakan e-bupot untuk membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau PPh Pasal 26, serta menyampaikan SPT Masa kedua PPh tersebut. Kewajiban ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-269/PJ/2020 yang baru saja ditetapkan pada 10 Juni 2020 lalu. Melalui keputusan ini, Dirjen Pajak menetapkan PKP yang terdaftar di KPP Pratama seluruh Indonesia sebagai pemotong PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26, dan wajib memotong serta menyampaikan SPT Masa PPh kedua pasal tersebut sesuai dengan</p>
<p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/siap-siap-semua-pkp-wajib-e-bupot-mulai-agustus-ini/" target="_blank">Semua PKP Wajib e-Bupot Mulai Agustus 2020, Simak Ulasannya!</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>PKP Wajib Menggunakan e-Bupot</h2>
<p>Mulai masa pajak bulan Agustus 2020, seluruh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di seluruh Indonesia wajib menggunakan e-bupot untuk membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau PPh Pasal 26, serta menyampaikan SPT Masa kedua PPh tersebut. Kewajiban ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-269/PJ/2020 yang baru saja ditetapkan pada 10 Juni 2020 lalu.</p>
<p>Melalui keputusan ini, Dirjen Pajak menetapkan PKP yang terdaftar di KPP Pratama seluruh Indonesia sebagai pemotong PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26, dan wajib memotong serta menyampaikan SPT Masa PPh kedua pasal tersebut sesuai dengan peraturan PER-04/PJ/2017.</p>
<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/penerimaan-pajak-ri-diramal-anjlok-lebih-dalam-lagi/">Penerimaan Pajak RI Diramal Anjlok Lebih Dalam Lagi</a></strong></p></blockquote>
<h2>Anjuran Buat Bukti Potong dan Lapor SPT Masa PPh secara Online</h2>
<p>Sebenarnya, Dirjen Pajak telah menganjurkan seluruh wajib pajak yang melakukan pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau PPh Pasal 26 untuk membuat bukti potong (bupot) melalui aplikasi e-Bupot. Hal ini tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2017. Namun pada peraturan tersebut, wajib pajak masih dapat membuat bukti potong PPh Pasal 23/dan atau Pasal 26 dan menyampaikan SPT Masa secara manual, dengan beberapa syarat, yaitu menerbitkan tidak lebih dari 20 bukti potong PPh Pasal 23/Pasal 26 dalam satu masa pajak, serta jumlah penghasilan bruto yang menjadi dasar pengenaan PPh tidak lebih dari Rp100 juta untuk setiap bukti pemotongan dalam satu masa pajak.</p>
<p>Sedangkan untuk wajib pajak yang menggunakan e-Bupot, harus memenuhi syarat di antaranya:</p>
<ul>
<li>Melakukan pemotongan PPh Pasal 23/26 lebih dari 20 bukti pemotongan dalam satu masa pajak.</li>
<li>Menerbitkan bukti pemotongan dengan jumlah penghasilan bruto lebih dari Rp100 juta.</li>
<li>Sudah pernah menyampaikan SPT Masa Elektronik yang terdaftar di KPP</li>
<li>Terdaftar di KPP dan memiliki sertifikat elektronik.</li>
</ul>
<p>Namun dengan adanya ketentuan terbaru, maka PKP yang menerbitkan kurang dari 20 bukti pemotongan, tetap wajib menggunakan e-Bupot mulai Agustus 2020.</p>
<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/dear-pebisnis-ini-cara-jadikan-ppn-sumber-penerimaan-usaha/">Dear Pebisnis, Ini Cara Jadikan PPN Sumber Penerimaan Usaha</a></strong></p></blockquote>
<h2>Apa Itu Aplikasi e-Bupot?</h2>
<p>e-Bupot merupakan aplikasi resmi yang dirancang oleh DJP untuk membuat bukti pemotongan PPh Pasal 23/Pasal 26 dan menyampaikan SPT Masa kedua pajak penghasilan tersebut. Aplikasi ini dirilis oleh DJP sebagai bentuk peningkatan layanan perpajakan untuk masyarakat, terutama wajib pajak yang memotong pajak penghasilan pasal 23 dan/atau pasal 26.</p>
<p>Pada aplikasi ini, wajib pajak dapat membuat tiga jenis bukti pemotongan, yaitu bukti pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26, bukti pemotongan pembetulan, dan bukti pemotongan pembatalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumber: <a href="https://www.online-pajak.com/seputar-ppn-efaktur/pkp-wajib-ebupot">Online-Pajak</a></strong></p><p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/siap-siap-semua-pkp-wajib-e-bupot-mulai-agustus-ini/" target="_blank">Semua PKP Wajib e-Bupot Mulai Agustus 2020, Simak Ulasannya!</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.pajakpro.com/siap-siap-semua-pkp-wajib-e-bupot-mulai-agustus-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penerimaan Pajak RI Diramal Anjlok Lebih Dalam Lagi</title>
		<link>https://www.pajakpro.com/penerimaan-pajak-ri-diramal-anjlok-lebih-dalam-lagi/</link>
					<comments>https://www.pajakpro.com/penerimaan-pajak-ri-diramal-anjlok-lebih-dalam-lagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BCG Consulting Group]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 02:10:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pajak]]></category>
		<category><![CDATA[berita pajak]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Perpajakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pajakpro.com/?p=2206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu memproyeksi penerimaan pajak pada 2020 ini bisa terkontraksi lebih dari 10% dibandingkan realisasi tahun lalu. Artinya, outlook yang sudah dimasukkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 Tahun 2020 bisa saja meleset dari yang sudah diestimasi. &#8220;Ada kemungkinan penerimaan pajak pada Perpres No. 72 Tahun 2020 ini kontraksinya lebih dalam dari asumsi 10%. Ada tanda-tanda kalau kita lihat data per akhir Mei ini akan lebih parah sehingga bisa lebih dalam dari minus 10%,&#8221; ujar Febrio dalam diskusi virtual, Sabtu (27/6/2020). Untuk diketahui, penerimaan pajak tahun ini, sesuai Perpres No. 72 Tahun 2020 ditargetkan senilai Rp 1.198,8</p>
<p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/penerimaan-pajak-ri-diramal-anjlok-lebih-dalam-lagi/" target="_blank">Penerimaan Pajak RI Diramal Anjlok Lebih Dalam Lagi</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu memproyeksi penerimaan pajak pada 2020 ini bisa terkontraksi lebih dari 10% dibandingkan realisasi tahun lalu. Artinya, outlook yang sudah dimasukkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 Tahun 2020 bisa saja meleset dari yang sudah diestimasi.</p>
<p>&#8220;Ada kemungkinan penerimaan pajak pada Perpres No. 72 Tahun 2020 ini kontraksinya lebih dalam dari asumsi 10%. Ada tanda-tanda kalau kita lihat data per akhir Mei ini akan lebih parah sehingga bisa lebih dalam dari minus 10%,&#8221; ujar Febrio dalam diskusi virtual, Sabtu (27/6/2020).</p>
<p>Untuk diketahui, penerimaan pajak tahun ini, sesuai Perpres No. 72 Tahun 2020 ditargetkan senilai Rp 1.198,8 triliun. Target itu mencatatkan penurunan 10% jika dibandingkan realisasi tahun lalu yang senilai Rp 1.332,1 triliun.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/kemenkeu-penerimaan-pajak-tahun-ini-merosot-92-persen/">Kemenkeu: Penerimaan Pajak Tahun Ini Merosot 9,2 Persen</a></strong></p>
<p>Target dalam Perpres No. 72 Tahun 2020 ini juga tercatat turun dibandingkan APBN induk dan Perpres No. 54 Tahun 2020, masing-masing sebesar 27% dan 4,4%.</p>
<p>Sementara itu, insentif pajak yang dialokasikan senilai Rp 120,6 triliun pada anggaran ternyata baru dimanfaatkan senilai Rp 12 triliun oleh wajib pajak terhitung sejak April hingga menjelang akhir Juni 2020. Kurangnya pemanfaatan insentif pajak ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi. Wajib pajak yang berhak (eligible) juga banyak yang belum mengajukan permohonan insentif.</p>
<p>&#8220;Untuk insentif pajak, hasil evaluasi, kita lihat banyak wajib pajak yang belum menggunakan insentif tersebut. Ini kita evaluasi dan akan kita siap untuk alihkan ke yang lain,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/wah-djp-gelar-lomba-artikel-poster-berhadiah-rp65-juta-tertarik/">Wah, DJP Gelar Lomba Artikel &amp; Poster Berhadiah Rp65 Juta! Tertarik?</a></strong></p>
<p>Dengan fasilitas pajak yang belum banyak dimanfaatkan itu, Febrio memproyeksi penerimaan pajak bisa jadi terkoreksi.</p>
<p>&#8220;Kalau insentifnya tidak dimanfaatkan, ini mungkin bisa saling <em>cancel out</em>,&#8221; tutupnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Detik Finance</p><p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/penerimaan-pajak-ri-diramal-anjlok-lebih-dalam-lagi/" target="_blank">Penerimaan Pajak RI Diramal Anjlok Lebih Dalam Lagi</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.pajakpro.com/penerimaan-pajak-ri-diramal-anjlok-lebih-dalam-lagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wah, DJP Gelar Lomba Artikel &#038; Poster Berhadiah Rp65 Juta! Tertarik?</title>
		<link>https://www.pajakpro.com/wah-djp-gelar-lomba-artikel-poster-berhadiah-rp65-juta-tertarik/</link>
					<comments>https://www.pajakpro.com/wah-djp-gelar-lomba-artikel-poster-berhadiah-rp65-juta-tertarik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BCG Consulting Group]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 02:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita pajak]]></category>
		<category><![CDATA[ditjen pajak]]></category>
		<category><![CDATA[lomba pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Perpajakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pajakpro.com/?p=2190</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Untuk memperingati Hari Pajak 14 Juli 2020, Ditjen Pajak (DJP) mengadakan Lomba Hari Pajak yang diperuntukkan bagi umum. Berdasarkan informasi di laman resmi DJP, ada dua lomba yang diselenggarakan. Pertama, Lomba Penulisan Artikel Hari Pajak 2020 mengambil tema “Pajak: Gotong Royong untuk Indonesia”. Kedua, Lomba Poster Hari Pajak 2020. Adapun untuk Lomba Poster Hari Pajak 2020, DJP memberikan tiga tema yang bisa dipilih, yaitu “Gotong Royong Wajib Pajak untuk Pemulihan Ekonomi Nasional”, “Manfaat Pajak untuk Indonesia Maju”, atau “Fasilitas Pajak dalam Masa Pandemi”. “Terbuka untuk umum. Total hadiah Rp65 juta,” demikian bunyi informasi dalam poster lomba dari DJP, seperti dikutip pada Selasa (23/6/2020). Adapun</p>
<p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/wah-djp-gelar-lomba-artikel-poster-berhadiah-rp65-juta-tertarik/" target="_blank">Wah, DJP Gelar Lomba Artikel & Poster Berhadiah Rp65 Juta! Tertarik?</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="c-detail-article__description">
<p><strong>JAKARTA</strong> – Untuk memperingati Hari Pajak 14 Juli 2020, Ditjen Pajak (DJP) mengadakan Lomba Hari Pajak yang diperuntukkan bagi umum.</p>
<p>Berdasarkan informasi di laman resmi DJP, ada dua lomba yang diselenggarakan. <em>Pertama,</em> <strong>Lomba Penulisan Artikel Hari Pajak 2020</strong> mengambil tema “<strong>Pajak: Gotong Royong untuk Indonesia</strong>”. <em>Kedua, </em>Lomba Poster Hari Pajak 2020.</p>
</div>
<div class="c-detail-article__description">
<div class="c-main-desktop">
<p>Adapun untuk <strong>Lomba Poster Hari Pajak 2020</strong>, DJP memberikan tiga tema yang bisa dipilih, yaitu “<strong>Gotong Royong Wajib Pajak untuk Pemulihan Ekonomi Nasional</strong>”, “<strong>Manfaat Pajak untuk Indonesia Maju</strong>”, atau “<strong>Fasilitas Pajak dalam Masa Pandemi</strong>”.</p>
<p>“Terbuka untuk umum. Total hadiah Rp65 juta,” demikian bunyi informasi dalam poster lomba dari DJP, seperti dikutip pada Selasa (23/6/2020).</p>
<p>Adapun perincian hadiah untuk lomba penulisan sebagai berikut: Juara I (Rp14 juta), Juara II (Rp10 juta), Juaral III (Rp8 juta), Juara IV (Rp5 juta), dan Juara V (Rp3 juta). Kemudian hadiah lomba poster sebagai berikut: Juara I (Rp10 juta), Juara II (Rp7 juta), Juara III (Rp4,5 juta), dan 7 hadiah hiburan (masing-masing Rp500.000).</p>
<p><strong>LOMBA PENULISAN ARTIKEL HARI PAJAK 2020</strong></p>
<p><strong>Kriteria Peserta:</strong></p>
<ol>
<li>Peserta merupakan warga negara Indonesia (WNI) berusia tidak kurang dari 18 tahun;</li>
<li>Peserta harus memiliki kartu identitas resmi yang masih berlaku.</li>
</ol>
<p><strong>Persyaratan:</strong></p>
<ol>
<li>Artikel adalah karya tulis berbahasa Indonesia atau bahasa Inggris;</li>
<li>Artikel harus orisinal bukan terjemahan,saduran, atau rangkuman;</li>
<li>Artikel telah dipublikasikan di media massa (cetak) nasional antara 1 April 2020 s.d. 30 Juni 2020;</li>
<li>Artikel belum pernah diikutsertakan pada lomba sejenis yang diselenggarakan Kementerian Keuangan maupun pihak lain;</li>
<li>Artikel bersifat positif dan informatif, tidak bermuatan SARA, dan/atau politik, serta mengacu pada tema yang telah ditentukan;</li>
<li>Peserta mengatasnamakan pribadi, bukan kelompok, tim, atau organisasi;</li>
<li>Peserta hanya dapat mengirimkan 1 artikel yang dilombakan;</li>
<li>Peserta harus melakukan pendaftaran secara online melalui situs www.pajak.go.id;</li>
<li><strong>Batas akhir pendaftaran dan pengunggahan artikel adalah 9 Juli 2020</strong>;</li>
<li>Melampirkan hasil pindai/ foto kartu identitas (KTP/SIM) yang masih berlaku;</li>
<li>Melampirkan hasil pindai/ foto bukti pemuatan artikel di media massa cetak nasional;</li>
<li>Mengisi <strong><a href="https://www.pajak.go.id/form/formulir-lomba-penulisan-artikel">formulir pendaftaran dan surat pernyataan yang telah disediakan panitia</a></strong>;</li>
<li>Lomba tidak berlaku bagi pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan;</li>
<li>Tidak ada korespondensi dengan panitia selama masa pendaftaran dan penilaian;</li>
<li>Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.</li>
</ol>
<p><strong>Ketentuan Khusus:</strong></p>
<ol>
<li>Artikel berformat opini, minimal 9.000 karakter;</li>
<li>Ukuran masing-masing file hasil pindai/ foto kartu identitas dan bukti pemuatan artikel tidak melebihi 1 MB;</li>
<li>Panitia berhak mendiskualifikasi keikutsertaan peserta dan/atau membatalkan peserta yang terpilih sebagai pemenang apabila diketahui memberikan data yang keliru dan/atau tidak benar.</li>
</ol>
<p><strong>Pengiriman Artikel:</strong></p>
<ol>
<li>Peserta mengisi <a href="https://www.pajak.go.id/form/formulir-lomba-penulisan-artikel">formulir elektronik</a> pada situs <a href="http://www.pajak.go.id/">www.pajak.go.id</a> dan mengunggah file artikel berserta dokumen yang dipersyaratkan;</li>
<li>Artikel dengan format Microsoft Word (<em>softcopy</em>) diunggah di situs <a href="http://www.pajak.go.id/">www.pajak.go.id</a>, dengan menyertakan keterangan tanggal pemuatan dan nama media cetak;</li>
<li>Dokumen yang diunggah adalah:</li>
</ol>
<ul>
<li>Bukti pemuatan berupa hasil pindai/ foto artikel di media cetak;</li>
<li>Hasil pindai/ foto KTP/SIM yang masih berlaku;</li>
</ul>
<p><strong>LOMBA PENULISAN ARTIKEL HARI PAJAK 2020<br />
Kriteria Peserta:</strong></p>
<ol>
<li>Peserta merupakan warga negara Indonesia (WNI);</li>
<li>Peserta harus memiliki kartu identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar);</li>
<li>Pegawai dan keluarga pegawai Kementerian Keuangan tidak diperkenankan mengikuti lomba ini.</li>
</ol>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/mundur-netflix-cs-baru-kena-pajak-pada-bulan-agustus/">Mundur, Netflix cs Baru Kena Pajak Pada Bulan Agustus</a></strong></p>
<p><strong>Persyaratan:</strong></p>
<ol>
<li>Peserta harus membuat desain poster dengan salah satu tema sebagaimana disebutkan di atas;</li>
<li>Seorang peserta hanya dapat mengirimkan 1 karya untuk diikutkan dalam lomba;</li>
<li>Karya poster harus orisinal dan belum pernah diikutkan pada lomba sejenis;</li>
<li>Karya poster bersifat positif dan informatif, tidak bermuatan SARA, dan/atau politik, serta mengacu pada tema yang telah ditentukan;</li>
<li>Peserta wajib menyertakan identitas berupa scan KTP/SIM/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar;</li>
<li>Peserta wajib posting karyanya ke instagram, tulis <em>caption</em> menarik, dan berikan <em>hastag</em> #LombaPosterHariPajak2020 dan #PajakKitaUntukKita dan mention @ditjenpajakri;</li>
<li>Peserta wajib follow akun instagram resmi @ditjenpajakri;</li>
<li>Akun instagram peserta tidak dalam keadaan <em>private</em> selama pelaksanaan lomba;</li>
<li>DJP berhak menggunakan seluruh karya untuk ditampilkan pada media sosial DJP dengan mencantumkan kredit nama atau akun media sosial pembuat karya;</li>
<li>Poster dikirim melalui <a href="http://www.pajak.go.id/">www.pajak.go.id</a>;</li>
<li><strong>Batas akhir pengiriman</strong> <strong>poster adalah tanggal 9 Juli 2020</strong>;</li>
<li>Keputusan panita dan juri tidak dapat diganggu gugat.</li>
</ol>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/pakai-file-lama-pelaporan-insentif-pajak-wp-diminta-hubungi-ar/">Pakai File Lama Pelaporan Insentif Pajak, WP Diminta Hubungi AR</a></strong></p>
<p><strong>Ketentuan Khusus:</strong></p>
<ol>
<li>Poster dikirim dalam format JPG dengan ukuran A3 <em>portrait</em>, resolusi 300 DPI, dan ukuran <em>file</em> tidak melebihi 5 MB;</li>
<li>Ukuran file hasil pindai/ foto kartu identitas tidak melebihi 1 MB;</li>
<li>Panitia berhak mendiskualifikasi keikutsertaan peserta dan/atau membatalkan peserta yang terpilih sebagai pemenang apabila diketahui memberikan data yang keliru dan/atau tidak benar.</li>
</ol>
<p><strong>Pengiriman Karya:</strong></p>
<ol>
<li>Peserta mengisi <a href="https://www.pajak.go.id/form/formulir-lomba-poster-hari-pajak">formulir elektronik</a> pada situs <a href="http://www.pajak.go.id/">www.pajak.go.id</a> dan mengunggah karya berserta dokumen tambahan;</li>
<li>Karya dengan format JPG diunggah di situs <a href="http://www.pajak.go.id/">www.pajak.go.id</a>; dan</li>
<li>Dokumen tambahan yang diunggah adalah hasil pindai/ foto KTP/SIM/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar yang masih berlaku.</li>
</ol>
<p>Adapun pengumuman nominasi pemenang, baik lomba penulisan maupun poster, dilakukan pada 11 Juli 2020 (akan langsung dihubungi oleh panitia. Pengumuman pemenang pada 14 Juli 2020. Namun demikian, DJP mengatakan jadwal pengumuman dapat berubah sewaktu-waktu dan akan diberitahukan kemudian.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi panitia. Telepon : 021.5250208 ext 51633 (hari kerja – Senin sd Jumat | jam kerja 08.00 WIB sd 17.00 WIB). <em>Email</em> : <a href="mailto:humas@pajak.go.id">humas@pajak.go.id</a>. Anda juga bisa berkunjung ke laman <a href="https://www.pajak.go.id/lomba-hari-pajak-2020">https://www.pajak.go.id/lomba-hari-pajak-2020</a>. (kaw)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: DDTC News</p>
</div>
</div><p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/wah-djp-gelar-lomba-artikel-poster-berhadiah-rp65-juta-tertarik/" target="_blank">Wah, DJP Gelar Lomba Artikel & Poster Berhadiah Rp65 Juta! Tertarik?</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.pajakpro.com/wah-djp-gelar-lomba-artikel-poster-berhadiah-rp65-juta-tertarik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Pajak</title>
		<link>https://www.pajakpro.com/strategi-pajak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BCG Consulting Group]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 04:18:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pajakpro.com/?p=2120</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memang disadari bahwa tahun 2020 adalah tahun yang berat untuk penerimaan pajak karena perekonomian diproyeksikan masih belum stabil. Untuk itu Direktorat Jenderal Pajak akan membuat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya baru. Setiap kantor wilayah akan memiliki minimal satu KPP Madya. Hal ini juga memungkinkan beberapa kantor wilayah akan memiliki dua KPP Madya. KPP Madya diharapkan dapat mengamankan penerimaan di kantor sedangkan KPP Pratama untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam melaporkan kewajiban perpajakan sehingga rasio pajak akan meningkat. Pada 2020 akan ada 18 KPP Madya yang baru sehingga total menjadi 38 KPP Madya di seluruh Indonesia. Tugas KPP Madya adalah pengamanan</p>
<p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/strategi-pajak/" target="_blank">Strategi Pajak</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memang disadari bahwa tahun 2020 adalah tahun yang berat untuk penerimaan pajak karena perekonomian diproyeksikan masih belum stabil. Untuk itu Direktorat Jenderal Pajak akan membuat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya baru. Setiap kantor wilayah akan memiliki minimal satu KPP Madya. Hal ini juga memungkinkan beberapa kantor wilayah akan memiliki dua KPP Madya.</p>
<p>KPP Madya diharapkan dapat mengamankan penerimaan di kantor sedangkan KPP Pratama untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam melaporkan kewajiban perpajakan sehingga rasio pajak akan meningkat. Pada 2020 akan ada 18 KPP Madya yang baru sehingga total menjadi 38 KPP Madya di seluruh Indonesia.</p>
<p>Tugas KPP Madya adalah pengamanan penerimaan dan hanya berfokus kepada wajib pajak yang sudah patuh dan pembayaran pajak bernilai besar. Sedangkan KPP Pratama diarahkan untuk melaukan penggalian potensi secara kewilayahan serta memperluas basis pajak.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/penyerahan-barang-kena-pajak-bag-2/">Penyerahan Barang Kena Pajak Bag. 2</a></strong></p>
<p>Dengan jumlah wajib pajak yang lebih besar, KPP Pratama memiliki beban pengawasan yang berat. Sumber daya manusia di KPP Pratama pun akan dikerahkan untuk turun ke lapangan. Selain untuk mengenal wilayah juga untuk memaksimalkan setoran pajak dari wajib pajak kecil yang selama ini cenderung tidak terpantau.</p>
<p>Kenapa hal ini dilakukan?, Direktorat Jenderal Pajak meyakini masih terdapat banyak pusat-pusat perekonomian yang memiliki potensi penerimaan pajak yang besar dan belum tergali, sehingga nantinya diharapkan mampu mendongkrak penerimaan negara dan mendorong perekonomian setempat. Oleh sebab itu, kerjasama dengan pemerintah daerah setempat sangat penting.</p>
<p>Strategi berikutnya adalah memperluas basis data. Potensi untuk meningkatkan penerimaan pajak sesungguhnya masih sangat besar, hal ini dapat dilihat dari rendahnya jumlah wajib pajak orang pribadi (WPOP) nonkaryawan yang terdaftar. Apalagi saat ini industri rintisan masih <em>booming</em> sehingga memungkinkan orang pribadi melakukan usahanya dari rumah. Berdasarkan data Laporan Tahunan DJP 2018, jumlah wajib pajak orang pribadi terdaftar wajib lapor SPT mencapai 13,74 juta WPOP karyawan dan 2,45 juta untuk WPOP non karyawan.</p><p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/strategi-pajak/" target="_blank">Strategi Pajak</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sistem Perpajakan</title>
		<link>https://www.pajakpro.com/sistem-perpajakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BCG Consulting Group]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 08:34:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Perpajakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pajakpro.com/?p=2015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baca Juga: Penagihan Pajak</p>
<p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/sistem-perpajakan/" target="_blank">Sistem Perpajakan</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2017" style="width: 620px" class="wp-caption alignnone"><img aria-describedby="caption-attachment-2017" class="wp-image-2017 size-large" src="http://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-1024x1024.jpeg" alt="Sistem Perpajakan" width="610" height="610" srcset="https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-1024x1024.jpeg 1024w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-150x150.jpeg 150w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-300x300.jpeg 300w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-768x768.jpeg 768w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-80x80.jpeg 80w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-200x200.jpeg 200w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1-75x75.jpeg 75w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1.jpeg 1181w" sizes="(max-width: 610px) 100vw, 610px" /><p id="caption-attachment-2017" class="wp-caption-text">Sistem Perpajakan</p></div>
<div id="attachment_2018" style="width: 620px" class="wp-caption alignnone"><img aria-describedby="caption-attachment-2018" class="wp-image-2018 size-large" src="http://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1024x1024.jpeg" alt="Official Assesment" width="610" height="610" srcset="https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-1024x1024.jpeg 1024w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-150x150.jpeg 150w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-300x300.jpeg 300w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-768x768.jpeg 768w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-80x80.jpeg 80w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-200x200.jpeg 200w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM-75x75.jpeg 75w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.30-PM.jpeg 1181w" sizes="(max-width: 610px) 100vw, 610px" /><p id="caption-attachment-2018" class="wp-caption-text">Official Assesment</p></div>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/penagihan-pajak/">Penagihan Pajak</a></strong></p>
<div id="attachment_2019" style="width: 620px" class="wp-caption alignnone"><img aria-describedby="caption-attachment-2019" class="wp-image-2019 size-large" src="http://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-1024x1024.jpeg" alt="Self Assesment" width="610" height="610" srcset="https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-1024x1024.jpeg 1024w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-150x150.jpeg 150w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-300x300.jpeg 300w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-768x768.jpeg 768w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-80x80.jpeg 80w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-200x200.jpeg 200w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1-75x75.jpeg 75w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1.jpeg 1181w" sizes="(max-width: 610px) 100vw, 610px" /><p id="caption-attachment-2019" class="wp-caption-text">Self Assesment</p></div>
<div id="attachment_2020" style="width: 620px" class="wp-caption alignnone"><img aria-describedby="caption-attachment-2020" class="wp-image-2020 size-large" src="http://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1024x1024.jpeg" alt="Sistem Perpajakan Indonesia" width="610" height="610" srcset="https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-1024x1024.jpeg 1024w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-150x150.jpeg 150w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-300x300.jpeg 300w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-768x768.jpeg 768w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-80x80.jpeg 80w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-200x200.jpeg 200w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM-75x75.jpeg 75w, https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/04/WhatsApp-Image-2020-04-01-at-10.50.31-PM.jpeg 1181w" sizes="(max-width: 610px) 100vw, 610px" /><p id="caption-attachment-2020" class="wp-caption-text">Sistem Perpajakan Indonesia</p></div><p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/sistem-perpajakan/" target="_blank">Sistem Perpajakan</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
