<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NPWP &#8211; Pajak Pro</title>
	<atom:link href="https://www.pajakpro.com/tag/npwp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pajakpro.com</link>
	<description>Konsultan Pajak dan Akuntansi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2020 02:20:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.5.6</generator>

<image>
	<url>https://www.pajakpro.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-pajakpro@300x-100-32x32.jpg</url>
	<title>NPWP &#8211; Pajak Pro</title>
	<link>https://www.pajakpro.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belum Bekerja Tetap Hanya Mengerjakan Proyek, Bagaimana Cara Membuat NPWP?</title>
		<link>https://www.pajakpro.com/belum-bekerja-tetap-hanya-mengerjakan-proyek-bagaimana-cara-membuat-npwp/</link>
					<comments>https://www.pajakpro.com/belum-bekerja-tetap-hanya-mengerjakan-proyek-bagaimana-cara-membuat-npwp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BCG Consulting Group]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 02:20:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[NPWP]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[wajib pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pajakpro.com/?p=2173</guid>

					<description><![CDATA[<p>Liputan6.com, Jakarta Kepada Tim Konsultasi Pajak,   Nama saya Ria, saya lulus kuliah tahun kemarin dan selama ini saya bekerja dengan mengerjakan proyek-proyek saja dan belum menjadi karyawan tetap di sebuah perusahaan.    Di Februari kemarin saya ikut sebuah proyek dan April selesai. Nah, untuk pembayarannya saya diminta nomor NPWP. Padahal selama ini saya belum ada NPWP. Di proyek saya sebelumnya saya tidak pernah diminta NPWP.    Pertanyaannya, bagaimana cara membuat NPWP dan bukankah seharusnya NPWP dibuatkan oleh perusahaan kepada karyawan?    Terima kasih. rasxxxxxx@gmail.com Jawaban Yth, Saudari Ria Ashrifarrija Sesuai dengan sistem perpajakan di Indonesia, Saudari sendiri yang wajib mendaftarkan diri</p>
<p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/belum-bekerja-tetap-hanya-mengerjakan-proyek-bagaimana-cara-membuat-npwp/" target="_blank">Belum Bekerja Tetap Hanya Mengerjakan Proyek, Bagaimana Cara Membuat NPWP?</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto"><b>Liputan6.com, Jakarta</b> <em>Kepada Tim Konsultasi Pajak,</em></div>
<div dir="auto"><em> </em></div>
<div dir="auto"><em>Nama saya Ria, saya lulus kuliah tahun kemarin dan selama ini saya bekerja dengan mengerjakan proyek-proyek saja dan belum menjadi karyawan tetap di sebuah perusahaan. </em></div>
<div dir="auto"><em> </em></div>
<div dir="auto"><em>Di Februari kemarin saya ikut sebuah proyek dan April selesai. Nah, untuk pembayarannya saya diminta nomor NPWP. Padahal selama ini saya belum ada NPWP. Di proyek saya sebelumnya saya tidak pernah diminta NPWP. </em></div>
<div dir="auto"><em> </em></div>
<div dir="auto"><em>Pertanyaannya, bagaimana cara membuat NPWP dan bukankah seharusnya NPWP dibuatkan oleh perusahaan kepada karyawan? </em></div>
<div dir="auto"><em> </em></div>
<div dir="auto"><em>Terima kasih.</em></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><em>rasxxxxxx@gmail.com</em></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong><em>Jawaban</em></strong></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Yth, Saudari Ria Ashrifarrija</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sesuai dengan sistem perpajakan di Indonesia, Saudari sendiri yang wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, bukan oleh perusahaan tempat Saudari bekerja.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Untuk memperoleh NPWP, Saudari harus mengisi formulir pendaftraran yang dapat diunduh di <a href="https://pajak.go.id/formulir-pajak/formulir-pendaftaran-wajib-pajak">https://pajak.go.id/formulir-pajak/formulir-pendaftaran-wajib-pajak</a> dan melengkapi dokumen-dokumen sebagai berikut:</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Apabila penghasilan berasal dari pekerjaan sebagai karyawan maka Saudari harus melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Apabila penghasilan Saudari berasal dari usaha dan/atau pekerjaan bebas maka Saudari harus melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan memilih salah satu dari dokumen berikut:</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<ul>
<li dir="auto">a. surat pernyataan bermeterai dari Wajib Pajak yang menyatakan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang dilakukan dan tempat atau lokasi kegiatan usaha atau pekerjaan bebas tersebut dilakukan, atau</li>
<li dir="auto">b. keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang menyatakan bahwa Wajib Pajak merupakan mitra usaha penyedia jasa aplikasi <em>online.</em></li>
</ul>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/kena-investigasi-as-aturan-pajak-digital-indonesia-perlu-dibatalkan/">Kena Investigasi AS, Aturan Pajak Digital Indonesia Perlu Dibatalkan?</a></strong></p>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Apabila penghasilan berasal dari usaha dan/atau pekerjaan bebas pada 1 atau lebih tempat kegiatan usaha yang berbeda dengan tempat tinggal Wajib Pajak Saudari harus melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan memilih salah satu dari dokumen berikut:</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<ul>
<li dir="auto">a. surat pernyataan bermeterai dari Wajib Pajak yang menyatakan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang dilakukan dan tempat atau lokasi kegiatan usaha atau pekerjaan bebas tersebut dilakukan, atau</li>
<li dir="auto">b. keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang menyatakan bahwa Wajib Pajak merupakan mitra usaha penyedia jasa aplikasi online.</li>
</ul>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.pajakpro.com/dokumen-lampiran-yang-dipersyaratkan-dalam-spt-tahunan-pph-orang-pribadi-1770-ss/">Dokumen Lampiran yang Dipersyaratkan dalam SPT Tahunan &#8211; PPh Orang Pribadi 1770 SS</a></strong></p>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Selanjutnya Saudari dapat menggunakan beberapa saluran berikut untuk mendaftarkan diri dalam rangka memperoleh NPWP yaitu:</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">1. secara elektronik melalui aplikasi e-Registration (https://ereg.pajak.go.id); atau</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">2. secara tertulis disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha dengan penyampaian:</div>
<div dir="auto"></div>
<ul>
<li dir="auto">a. secara langsung</li>
<li dir="auto">b. melalui pos dengan bukti pengiriman surat</li>
<li dir="auto">c. atau melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat.</li>
</ul>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sumber: Liputan 6</div><p>The post <a href="https://www.pajakpro.com/belum-bekerja-tetap-hanya-mengerjakan-proyek-bagaimana-cara-membuat-npwp/" target="_blank">Belum Bekerja Tetap Hanya Mengerjakan Proyek, Bagaimana Cara Membuat NPWP?</a> first appeared on <a href="https://www.pajakpro.com/" target="_blank">Pajak Pro</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.pajakpro.com/belum-bekerja-tetap-hanya-mengerjakan-proyek-bagaimana-cara-membuat-npwp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
